Uncategorized

Diantara Hari Terbaik Seorang Hamba

Sesungguhnya, keselamatan seorang hamba terletak pada kemampuannya untuk menjaga diri dari perbuatan yang melanggar perintah Allah. Dalam setiap hari yang dijalani, keselamatan yang sejati bukan hanya sekadar terhindar dari bahaya fisik atau musibah duniawi, tetapi yang lebih utama adalah terhindar dari dosa dan kemaksiatan. Sebab, dosa yang dilakukan kepada Allah memiliki konsekuensi tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat.

Oleh karena itu, menjaga diri dari kemaksiatan setiap harinya merupakan bagian dari upaya seorang Muslim untuk mencapai keselamatan. Ketaatan kepada Allah adalah bentuk perlindungan yang paling hakiki, karena melalui ketaatan, seorang hamba mendapatkan pertolongan dan rahmat dari-Nya. Setiap tindakan yang menjauhi larangan Allah adalah wujud kesadaran akan pentingnya menjaga hubungan dengan-Nya.

Dengan demikian, hari yang dianggap sebagai hari penuh keselamatan adalah hari di mana seseorang mampu menjaga dirinya dari maksiat dan dosa. Pada hari itu, hati seorang hamba tetap bersih, pikiran terarah pada kebaikan, dan amal perbuatan terhindar dari kemarahan Allah. Inilah makna dari keselamatan yang sesungguhnya, yaitu hari yang dilalui dalam ketaatan dan ketundukan kepada Sang Pencipta.

๐Ÿ‘ค Hatim al Ashom rahimahullah berkata :

ุฅูู†ู‘ูŽ ุนูŽุงูููŠูŽุฉูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ููŠ ุฃูŽู†ู’ ู„ูŽุง ุฃูŽุนู’ุตููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูููŠู‡ู

“Sesungguhnya keselamatan hariku adalah tatkala aku tidak bermaksiat kepada Allah di hari itu.”


๐Ÿ“šShifatus Sofwah 2/340

Balai Dakwah Banjarnegara

Pimpinan Balai Dakwah Banjarnegara dan Redaksi Majalah Al Qomar

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close